DIDIK BAYU SAMODRA COPALX

Rabu, 15 Juli 2015

CARII

YTH
Bp .Sunarto 0000001
Kepala sekolah SD 03 Tambakromo
Dengan hormat
Sesuai dengan surat pengaduan saya kepada Bapak Bupati Pati, Inspektorat, dan Bawasda Pati ,berkaitan dengan serangkaian kenakalan yang dilakukan Sdr. Indah Wahyu Widyawati, adalah sangat jelas dan padat, Saya mengindikasikan: adanya keterlibatan Sindikat dari Luar maupun dari dalam dinas pendidikan Tambakromo sendiri yang memanfaatkan istri saya untuk gratifikasi sex,terlibat banyak kasus asusila, pelacuran, menjual diri, mengabaikan keluarga, rekayasa kasus,penggelapan , penipuan, konspirasi jahat, dan permufakatan jahat untuk keuntungan dirinya sendiri ,dan ada indikasi keterlibatan mafia proposal untuk memuluskan bantuan bantuan pendidikan di wilayah tambakromo. Jadi saya kenal betul karakter istri saya yang sebenarnya kurang cerdas dalam mencermati masalah, ceroboh dan temepramental, da ntak mampu menjaga amanah keluarga, agama, Negara, dan memisahkan antara mana kewajiban dinas kenegaraan , dan mana kewajiban keluarga , Yaitu sebagai istr, keluarg, ibu rumah tangga. Seperti diketahui banyak Fihak terkait, baik istri saya, teman temannya, saksi-saksi yang memberatkan maupun instansi terkait di wilayah Tambakromo yang mengetahui dan memanfaatkan istri saya dan fihak - fihak yang memanfaatkan istri saya untuk kepentingan mereka sendiri, baik di lingkungan SD dan dinas, Kepala desa Tambakromo, dan terutama keterlibatan sindikat SUPAWATIN, JAYUS, JASWADI, RUS, dan pelibatan dukun cabul Sritomo, dan Bambang Permadi yang memanfaatkan perkara ini demi kepentingan mereka sendiri, sehingga Indah istri saya mengeluarkan terlalu banyak Badget untuk perkara-perkara yang tidak prioritas, dan waktu yang tak terbatas, yang tentu sangat merugikan saya secara financial material, maupun Moril.
Saya juga sudah mengerahkan banyak mata-mata , Inteligen Negara, dan LSM-LSM terkait untuk membatasi ruang gerak keleluasaan Istri saya akan tetapi kami tidak menguasai bagaimana menyelesaikannya masalah tersebut. Saya benar benar kwalahan ,kecewa dengan cara Dinas yang bener benar dengan kekuatan kekuasaan lantas seenaknya memeras tenaga dan fikiran istri saya sehingga karena tekanan dan pemaksaan dan terror supawatin dan JAYUS juga dachlan benar benar membatasi ruang gerak istri saya untuk berat kembali ke karang konang , dengan alibi macam macam kesibukan kerja , ini dan itu berbagai alasan yang masuk akal , termasuk alasan takut kepada saya.suatu yang sangat tak masuk akal.
Saya sebagi suami, kepala keluaraga, tentu hanya bisa Mengklarifikasi nasib saya dan mengkritisi tindakan arogan pihak birokrat dinas yang tak bisa jujur dan transparan kepada kami para keluarga Guru, serta bergerak bebas mendampingi istri dimana di diperlukan oleh keluarga dan Suami. Belakangan karena justru istri saya bekerjasama dengan penculiknya entah siapa dalangnya, menghadapkan saya kepada dilemma panjang tak tuntas soal hubungan saya dengan istri dan berbagai Rumors Negatif selama dua tahun belakangan ini terlibat berbagai penyimpangan etika yaitu ; kata banyak Fihak dan istri saya , kalau saya mengejar dia saya akan dibunuh preman suruhan; jayus ,supawatin,upaya ini sudah dilakukan ; Jayus menggebugi saya dengan preman di sebelah utara Sugihan winong, stelah itu menyuruh orang meneror Rumah saya ditambah adanya sindikat di dinas pendidikan sendiri yang memutar alibi korirupsi jayus atas dana Bos dan pemerasannya kepada Guru-guru wiyata bakti, setelah di konfrontir soal Gratifikasi Sex Istri saya (PERSELINGKUHAN dalam Jabatan terhadap Bawahannya ) Jayus mengelak ,mengatakan bukan kewenangannya. Tentu sampai sekarang pun saya menuntut, untuk bisa menghadap secara wajar , kepada Bapak kepala Instansi Terkait di dinas atas penyelewengan ini, karena ada indikasi ketidakwajaran dalam kinerja GURU-GURU SD Tambakromo Tiga, yang menggambar istri saya sampai seperti itu, entah karena adanya Nepotisme, Oligopoli, atau korupsi berjamaah Dana DAK maupun BOSS, dugaan sementara saya. Seperti Adanya kesenjangan dan ketidakharmonisan kerja Guru Tua dan Guru Muda , sehingga ketidakharmonisan di tempat kerja itu berdampak,Penindasan pada Guru Muda seperti istri saya,dan kelelahan itu dibawa-bawa ke rumah tangga saya, sehingga baik saya ,maupun istri saya sebanarnya tidak sanggup mengatasi masalah ini, lalu terjadilah banyak asumsi dan alibi yang berkembang , pembiaran yang membabi buta oleh pihak sekolah berkaitan pelanggaran Norma, Moral, dan kesusilaan yang tak pantas dilakukan oleh Guru, Pendidik.
Saya hanya menuntut istri saya, diperlakukan secara manusiawi di tempat kerja, dan hanya memiliki kwajiban mengajar saja, setelah itu Pulang ke rumah mengerjakan pekerjaan pekerjaan Rumah tangga sebagai istri, Ibu rumah tangga. Sehingga tidak serta merta terjebak dengan mafia birokrasi seperti yang dipaksakan Supawatin , atau kepala sekolah setelah itu, dan Jayus Setiyono sebagai kepala dinas Harus Di proses Hukum atas serangkaian Teror dan Pemukulannya kepada Saya ( Suami Indah).Karena Supawatin tidak bersahabat dan menutup nutupi aibnya , lalu memindahkan kasus ini ke dukun Sritomo dan Bambang Permadi,saya juga menahan diri sekian lama untuk tidak mengungkap kronologis kejadian ini kurang lebih dua tahun setengah,agar jangan sampai saya bertindak gegebah, melewati batas sebagai suami, melebihi kewenangan kepala sekolah, atau sebaliknya seakan- akan sekolahan dan dinas sudah suami pertama bagi istri saya yang membuat istri saya tidak mau mengenal saya, tidak mau berbagi dan terjebak rutinisme kerja, dan itu terjadi semenjal istri saya diangkat sebagai PNS, tetapi yang jelas laporan terbaru menjelaskan istri saya terjebak kasus sindikat dan perselingkuhan Hubungan sex bebas tanpa batas dengan oknum polisi bersama Bambang Permadi, berkat temuan Saksi inteligen yang dikembangakan , sehingga berakibat Pertengkaran Hebat di rumah dukun sritomo dengan Rini istri Sah Bambang permadi,atas inisiatif Bambang Pm,istri saya di indekoskan berganti ganti tempat yang berbeda, sehingga tidak diketahui domisilinya oleh saya, dan keluarga saya, karena keterlibatan Indah terhadap kasus kasus Hutang Hutang Yang terlalu Besar di wilayah Winong dengan memakai alibi Nama Suaminya, Padahal dengan Niat memeras Suaminya untuk kepentingan senang- senang dengan Bambang permadi Tersebut, Menurut Intel Reserse sendiri Bambang permadi ini terlibat serangkaian kasus serupa , di wilayah pucak wangi dan Winong, dengan Modus Yang menyekap dan bekerja sama dengan preman memeras dqan meminta Tebusan sejumlah Uang agar istrinya di kembalikan, kalau tidak akan di kenakan perkara polisi, dan serangkaian banyak lagi kasus pemalakan pemerasan kebebasan seks yang lebih dua tahun ini yang dilakukan apin ipin bambang permadi dengan kasus serupa, yang perlu Bapak Kepala sekolah SD Tambakromo Ketahui, Oleh Rekomendasi RAMA DANIL, DPR MPR RI, Komnas HAM , Perempuan dan anak , bahklan Presiden melalui Civil Media,Tribun Jawa Tengah , Kapolda Jawa Tengah sudah saya tembusi,berdasarkan Surat Kapolda terlampir Cq . Kapolres Pati Yang menkonfrontir , dan berita acara walau di peti eskan, sampai sekarang Masih diteliti Mabes POLRI, Irwas UM, Propam Polda Jawa tengah, atas keterlibatan Bambang permadi atas berbagai kasus. Maka itu saya juga bermohon atas kejadian ini Justru dinas terkait yang berkewajiban membantu saya untuk ikut melaporkan Bambang Permadi , ke Propam Polres Pati , atas Tindakan penyekapan, perampasan , penculikan istri orang, karena memang yang saya tahu Malam itu jam sebelas malam Hari Minggu,satu minggu setelah Hari raya idul fitri Bambang Permadil yang bertanggung jawab membawa lari istri saya sejak 11 septermber 2011. Dan adalah Bambang Permadi juga yang mengolah dan merekayasa kasus berkaitan dengan Indah ,keluarga saya., dan kejadian itu ,walaupun di tutup-tutupi oleh Jayus sebagai kepala dinas tetap bocor. walaupun sudah di tengarai oleh Dinas pendidikan Pati dan dilaporkan ke POLRES Pati , ada yang menutup nutupi . dan seharusnya dengan bantuan Bapak kepala sekolah semestinya buktinya di perkuat kalau perlu di laporkan dan di urus oleh dinas Tambakromo yaitu bapak kepala sekolah sendiri dan bukan saya saja ,BAP masih di Propam, Perlu di kuatakan Bukti kronologis dari mana saudara Indah berangkat dan tidur malam, tinggal sama siapa di desa apa RT berapa , dan siapa yang bertanggung jawab , akan kena pasal hokum soal kependudukan , perp[indahan penduduk tanpa izin suami dan keluarag dan tentu kami masih mengumpulkan saksi dan bukti adanya kebebasan seks di kalangan dinas tambakromo, terutama yang menimpa Indah istri saya, yang disini justru dilakukan oknum pegawai one stop in line services dan di back up oknum petugas. Yang jelas saya yakin Indah Wahyu Widyawati Terlibat serangkaian kasus kriminalitas yang pelu di ungkap kepolisian, melakukan ketidakberesan dalam pekerjaan, menjadi Penjaja Sex Komersial, bekerja sama dengan mafia mucikari prostitusi , Rekayasa kasus, Obat terlarang dan atau diduga melakukan Rekayasa kasus dengan serangkaian kata-kata Bohong yang terlalu banyak kepada saya ,termasuk melakukan Braining Wash dan pembunuhan karakter kepada saya setelah rangkaian pemerasan dan kejahatan pemutar gulingan asset asset keluarga saya, Juga melakukan pelanggaran Hukum baik perdata maupun Pidana, pelanggaran peraturan PNS no.53 /2005, yang sangat merugikan martabat keluarga besar saya, sangat tidak menghormati suami ,dan keluarga besar saya, menipu, mencuri, meneror, dan menggelapkan asset - asset bergerak dan tidak bergerak ,saham keluarga besar saya, lalu melarikan diri dengan laki – laki lain yang bukan suaminya.
Tentu dengan serangkaian kejadian seperti ini saya ketakutan, karena sudah berkali-kali terjadi upaya pembunuhan kepada saya entah itu perintahan Jayus, Supawatin, Suwawi, atau Bambang permadi, yang semua sangat membahayakan jiwa dan nyawa saya. Ini harus diproses Hukum.
Saya juga sudah mendelegasikan Tugas ini kepada pengacara keluarga, dan sedang mendiskusikannya, kepada Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara, JPPRN, dan satuan intelijen badan Negara yang lain atas siapa dalang dibalik penculikan Istri saya dan anak saya. Apa motivasinya, semua tentu saya tidak bisa menjawabnya, yang bisa menjawabnya adalah TIM, dan mungkin Indah W. Widyawati sendiri karena permasalahan ini sudah meluas dan meresahkan masyarakat pendidikan Tambakromo.
Yang saya tuntut , dan saya mohon kepada bupati pati adalaewenangan memberikan pembinaan, peringatan dan atau hendaknya yang ber tindakan Tegas untuk memberi Sanksi atas berbagai tindakan asusila yang dilakukan Saudari Indah , baik berupa Pe- non aktifan sebagai PNS , atau sekorsing, atau pemutasian ,adalah hasil diskusi yang panjang, karena tentu akan menjerat banyak fihak di lingkungan SD dan dinas tambakromo dan kinerja kepegawaian yang terkait hal tersebut ,bila hal ini di biarkan berlarut larut.. dalam waktu dekat saya akan kirim pengacara keluarga dan inteligen pemantau penyelenggaraan Negara Nasional untuk mengklarifikasai semua kasus yang berkaitan kalau membutuhkan Bukti. Sungguh tindakan Tegas bapak kepala sekolah kepada Indah akan lebih berarti daripada sekedar klarifikasi yang selama ini di tutup tutupi saudari Indah ,akan lebih terbuka oleh pihak pihak yang dirugikan atas perbuatan asusila saudari Indah Wahyu widyawati yang benar benar mencoreng citra guru dan dunia pendidikan Indonesia kalau perbuatan bejat tersebut di biarkan .
Atas Nama Keluarga, dan kepala keluarga Muslim – Pancasila

Tidak ada komentar:

Posting Komentar