Rabu, 15 Juli 2015
DIRI
kalau kalian masih mempertanyakan aku panggil asaaja Namaku didik, aku
adalah korban kekerasan batin seorang wanita dan oknum polisi yang
merekayasa kasus melarikan istri saya dan uang asset usaha saya yang
dipakai seneng seneng sama oknum itu, harapan saya kepada semua
masyarakat yang memiliki nasib mengenaskan di terlantarkan wanita wanita
dapat hak dan martabat sebagai laki-laki , bukan soal gender , sebab
semenjak emansipasi dan wanita di emansipasi , malah wanita makin nggak
bisa di eman eman , mereka memperlakukan laki lakinbya seperti sapi
atau kuda beban , sedangk an mereka nggak punya tanggung jawab
sedikitpun pada keluarga seperti halnya kasus yang aku alami
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar